Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Sulut Diperkuat 3 Petinju DKI

Petinju kelas ringan Sulawesi Utara, Orlando Limahelu. (Fototo: Ist/Dok)

Rondeaktual.com, Jakarta – Pengprov Pertina Sulawesi Utara akan menurunkan tujuh petinju dan empat pelatih, untuk menghadapi Kejuaraan Tinju Internasional Piala Kapolri, Lapangan KONI, Sario, Manado, 3-9 Juli 2018.

Dari tujuh petinju, terdapat tiga nama yang sebelumnya berlatih di DKI Jakarta. Ketiga petinju adalah: Veronica Nicolaas (peraih medali emas PON XVII/2008), Ropit Engkeng, dan Orlando Limahelu. Ketiganya pernah berlatih di Cilandak, Jakarta Selatan, bersama RE Boxing maupun Sasana Amphibi Cilandak.

Menurut Richard Engkeng, pemilik RE Boxing Minahasa Utara, Veronica awalnya dari Sulawesi Utara dan kembali ke Sulawesi Utara. Veronica tiga kali ikut PON untuk DKI. PON 2008 Kalimantan Timur merebut medali emas kelas bantam. PON 2012 Riau gagal medali. PON 2016 Jawa Barat gagal pra PON.

Ropit Engkeng (sekandung dengan John Engkeng dan Jun Engkeng) pernah berlatih di Cilandak. Ropit harus digeser ke Sulawesi Utara untuk menghindari Aldoms Suguro, kelas terbang DKI. Di tahun terakhir Ropit sudah mewakili Sulawesi Utara di Kejurnas, termasuk PON XIX/2016 Pelabuhan Ratu merebut medali perunggu kelas terbang dengan nama Nolvi Engkeng.

Orlando Limahelu (tetangga dekat dengan rumah mantan juara dunia Ellyas Pical di Saparua), dibesarkan di Ciganjur, Jakaarta Selatan, sampai juara Popnas XIII/2013 membawa nama DKI Jakarta.

Ketika melepas remaja (youth) dan masuk pertandingan senior (elite) dan kalah bersaing dengan Matius Mandingan (kelas ringan DKI), Richard Engkeng harus menyelamatkan karir tinju Orlando dengan menyeberangkannya ke Sulawesi Utara dan berhasil. Orlando sekarang menjadi tim utama kelas ringan Sulawesi Utara.

Tidak heran, dari tiga kali pertemuan di tingkat elite nasional termasuk final Piala Wapres III/2014 Lahat, partai Orlando-Matius tak pernah serius alias main-main kalau tidak mau disebut main sabun.

Pada pertandingan Piala Kapolri I/2017 GOR Kota Baru, Jambi, Orlando tampil bersama pelatih Bonyx Saweho, bertanding untuk Sulawesi Utara. Bonyx mengeluarkan tiket pesawat untuk mendatangkan Orlando dari Saparua ke Manado.

Richard Engkeng mengakui, peran Bonyx sangat besar dalam mempertahankan Orlando tetap mewakili daerah Nyiur Melambai.

Tetapi, bukan tidak mungkin ini penampilan terakhir Orlando Limahelu di ring amatir. Seorang petinju amatir yang pernah bertanding melawan Nico Thomas di Ambon, sudah menyusun rencana untuk mendorong Orlando Limahelu masuk tinju pro. Rumor yang beredar nama Orlando akan dipromosikan oleh manajer tinju yang pernah menggelar kejuaraan dunia di tanah Papua.

Selain ketiga nama (Veronica, Ropit, Orlando), Sulawesi Utara menurunkan empat lagi dan semua menjadi tujuh petinju di Piala Kapolri II/2018, Sario, Manado.

Persiapan petinju dipercayakan kepada pelatih senior, I Wayan Sudia, didampingi tiga pelatih termasuk mantan peringkat 3 dunia WBA light flyweight, Vicky Tahumil.

TIM PIALA KAPOLRI SULUT
1. Juan Abbas, kelas pin elite men`s.
2. Ricco Kansil, kelas terbang ringan elite men`s.
3. Ropit Engkeng, kelas terbang elite men`s.
4. Orlando Limahelu, kelas ringan elite men`s.
5. Reka Hasibuan, kelas terbang elite women`s.
6. Veronika Nicolaas, kelas bulu elite women`s.
7. Jein Mandagi, kelas ringan elite women`s.
8. I Wayan Sudia, pelatih.
9. Jemmy Kowaas, pelatih.
10. Wensi Londa, pelatih.
11. Vicky Tahumil, pelatih.

Finon Manullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *