Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Pacquiao Hentikan Matthysse, Ramalan De La Hoya Tidak Terbukti

Manny Pacquiao merebut sabuk juara dunia WBA kelas welter di Kuala Lumpur, Minggu (15/7/2018) siang. Ini merupakan sabuk WBA pertama sepanjang 26 tahun karir tinju pro Pacquiao. Luar biasa. (Foto: Fightnews.com)

Rondeaktual.com, Kuala Lumpur – Legenda tinju berusia 39 tahun Manny Pacquiao (Filipina, 60-7-2, 39 KO) kembali menjadi juara dunia. Pacquiao menghentikan perlawanan juara dunia WBA kelas welter Lucas Matthysse (Argentina, 39-5-0, 36 KO). Berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (15/7/2018) siang.

Sukses besar Pacquioa sekaligus menutup ramalam mantan juara dunia empat kelas Oscar De La Hoya. Dua pekan jelang pertandingaan, De La Hoya meramalkan kepalan Matthysse akan mengakhiri karir Pacquioa pada ronde 6 atau ronde 7. Ternyata tidak terbukti. Pada tahun 2008, atau 10 tahun silam, Pacquiao pernah memaksa De La Hoya harus menyerah pada ronde 8 tidak sanggup meneruskan pertandingan yang masih tersisa 4 ronde.

Ketika menghadapi sang juara Matthysse, Pacquiao langsung bergerak, maju, dan menang.

Pada ronde kedua bahkan lebih ganas lagi dan merupakan keunggulan bagi Pacquiao.

Pacquiao menjatuhkan Matthysse dengan pukulan kiri di ronde ketiga. Pacquiao terus mendominasi. Matthysse harus mengangkat lututnya dari kanvas ring setelah kena pukulan tangguh dan itu terjadi pada ronde kelima.

Pertarungan berakhir ketika Pacquiao menjatuhkan Matthysse untuk ketiga kalinya pada ronde ketujuh dengan pukulan kiri. KO tercatat pada ronde 7 yang sudah berjalan 2 menit dan 43 detik, dikutip dari Fightnews.com.

Itu merupakan knockout pertama Pacquiao sejak tahun 2009. Percaya atau tidak, itu adalah sabuk WBA pertama sepanjang 26 tahun karir tinju pro Manny Pacquiao. Luar biasa.

Finon Manullang | Fightnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *