Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Daud Yordan: Saya Persiapan di Bali Bersama Bang Pino Bahari

Daud Yordan bersama penghubung tinju internasional asal Finlandia, Mikko Martinen, saat bertemu di Gedung Sekar Wijayakusuma, Ceger, 27 Juli 2018. (Foto: Rondeaktual)


Rondeaktual.com, Jakarta –
Petinju top Indonesia dan pegemang sabuk juara WBO Inter-Continental kelas ringan, Daud Yordan, menunggu tiga minggu lagi untuk menghadapi pertarungan besar melawan mantan juara dunia WBA asal Inggris, Anthony Crolla.

“Saya sudah satu setengah bulan persiapan di Bali bersama Bang Pino Bahari untuk menghadapi pertandingan tanggal 10 November waktu Inggris, yang bertepatan dengan hari Pahlawan Nasional,” kata Daud Yordan, kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987. Daud sekarang berusia 31 tahun dengan rekor tanding menang-kalah-draw 38-3-0, 26 KO.

Daud Yordan akan naik ring 12 ronde eliminator kelas ringan WBA melawan Anthony Crolla di Manchester Arena, Manchester, Inggris, Sabtu, 10 November 2018. Pemenangnya akan menjadi penantang wajib bagi juara dunia WBA kelas ringan Vasyl Lomachenko (Ukraina), yang memikili rekor tanding 11-1-0, 9 KO.

Tentang permainan Crolla, yang sekarang berusia 31 tahun dengan rekor 33-6-3, 13 KO, sudah dipelajari Daud.

“Persiapan saya harus maksimal baik secara fisik maupun teknik. Saya menjalani latihan selama ini di Bali. Saya senang, karena saya juga dibantu oleh Daudy Bahari (mantan juara PABA kelas ringan) dalam hal sparing. Sementara, Bang Nemo Bahari juga turun membantu secara teknis di samping Bang Pino Bahari sebagai pelatih utama. Ini sebuah kombinasi bagus bagi saya dalam menghadapi pertarungan,” kata Daud.

Daud menambahkan: “Bagi saya, Crolla adalah seorang petinju yang sangat bagus, baik secara teknik, fisik, maupun pengalaman. Ini membuat saya harus ekstra dalam mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental, karna bertarung di kandang lawan, di mana banyak faktor X yang menguntungkan lawan.”

Tentang peluang, Daud menilai imbang. “Saya kira peluang kami sama-sama besar. Tinggal nanti bagaimana strategi yang diterapkan bisa berjalan baik atau tidak. Namun, saya optimis kalau saya bisa menang di Inggris. Mohon doa masyarakat Indonesia, agar di hari Pahlawan nanti dan di era modern ini, saya bisa menjadi pahlawan bagi prestasi tinju Tanah Air dengan meraih kemenangan,” ucap Daud.

Daud, petinju favorit Indonesia, terakhir bertanding di Ekaterimburg, Rusia, 22 April 2018, menang KO atas Pavel Malikov (Rusia). Kemenangan terjadi pada ronde 8 yang sudah berjalan 1 menit dan 50 detik, mengantar Daud sebagai juara WBO Inter-Continental kelas ringan.

Finon Manullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *