Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Inilah Petinju Pro Uzbekistan yang Menang di Kejuaraan Dunia Amatir

Petinju pro Uzbekistan, Bakhodir Jalolov. (Foto: Alamsport)

Rondeaktual.com, Ekaterinburg – Presiden WBC, Mauricio Sulaiman menyebut aturan AIBA “brutal dan kriminal”, di Twitter. Aturan amatir semakin longgar. Petinju pro bisa kembali bertanding di amatir.

Petinju pro southpaw Bakhodir Jalolov (Uzbekistan) boleh mengikuti Kejuaraan Dunia Amatir 2019, yang beberapa jam lagi akan memasuki pertandingan final di Ekaterinbug, Rusia.

Bakhodir Jalolov yang kidal adalah salah satu petinju pro yang ikut Kejuaraan Dunia Amatir 2019. Jalolov kelahiran Sariosiyo, Uzbekistan, menetap di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, mencatat rekor pro bersih 6-0-0 (6 KO). Petinju berusia 25 tahun ini adalah seorang juara pro dan sedang menyandang gelar NABF junior heavyweight atau sama dengan kelas penjelajah. Semua lawan pronya dihabisi dengan KO dan semua pertandingan pronya berlangsung di Amerika Serikat.

Jalolov resmi terdaftar di boxrec untuk pertandingan 29 September pekan depan di Tashkent, di tanah kelahirannya. Nama lawan belum disebut. Tetapi menjadi tanda tanya, apakah mungkin terlaksana mengingat Jalolov akan bertanding di final kejuaraan dunia.

Di Kejuaraan Dunia Amatir 2019 Ekaterinbug, Rusia, Jalolov sudah tiga kali menang. Dalam final kelas berat super yang sebentar lagi akan berlangsung, Jalolov berhadapan dengan Kamshybek Kunkabaev (Kazakhstan), yang dalam semifinal menang WO atas Justis Huni (Australia).

PERJALANAN JALOLOV DI KEJUARAAN DUNIA 2019 EKATERINBURG, RUSIA:
17 September: Menang angka 5:0 atas Tsotne Rogaya (Ukraina).
19 September: Menang KO 1 atas Richard Torres Jr (Amerika Serikat).
20 September: Menang angka 5:0 atas Maxim Babanin (Rusia).

SERANGAN MAURICIO SULAIMAN
Presiden WBC, Mauricio Sulaiman telah lama menjadi kritikus AIBA, sejak organisasi ini mulai menyiapkan kompetisi gaya profesional dalam upaya mencegah eksodus petinju amatir ke jajaran profesional.

Sementara, AIBA telah dilucuti dari haknya untuk menggelar Olimpiade Tokyo 2020 karena masalah keuangan dan mendapat banyak kritik. Serangan Sulaiman dalam kasus ini tampaknya paling tidak beres, tetapi juga bodoh, menyusul kekalahan Torres, 20 tahun, yang pahit dari Jalolov, 25 tahun, yang mengantarnya ke rumah sakit.

Di perempat final, Torrez tersingkir pada ronde pertama dihantam Jalolov, hari Rabu. Torrez menghabiskan Rabu malam di rumah sakit di bawah pengawasan. Kamis pagi diperbolehkan pulang dan diizinkan kembali ke hotel bersama tim.

Sulaiman memposting klip KO di Twitter dengan komentar: “Brutal dan kriminal untuk mengizinkan petinju profesional Jalolov bertarung dengan petinju kelas berat super dari USA.”

Sejumlah petinju profesional telah kembali ke amatir. Ruslan Chagaev dari Uzbekistan, memenangkan gelar amatir dunia di kelas berat super tahun 2001, setelah melakukan dua pertarungan profesional pada tahun 1997. Dia kemudian meneruskan karir pronya dan menjadi juara dunia WBA kelas berat.

Sebelum Olimpiade Rio 2016, pintu dibuka untuk semua petinju profesional. Tiga petinju profesional lolos ke Rio, namun tidak ada yang memenangkan medali.

Peraturan sekarang menyatakan bahwa atlet dapat bersaing dalam pertarungan AIBA jika mereka telah berkompetisi dalam tinju profesional atau olahraga tempur lainnya jika diajukan oleh federasi nasional mereka dan disetujui oleh AIBA, tetapi begitu disetujui mereka tidak diizinkan untuk beralih lagi. (finon / boxingscene.com / boxrec)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *