Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Tuan Rumah Malut Gagal Emas, Wanita NTT Geser NTB

Juara kelas terbang dan yang terbaik Holy Masihor (Sulawesi Selatan) mendapat ucapan selamat dari tuan rumah Djasman Abubakar. (Foto milik Dufri Masihor)

Rondeaktual.com, Jakarta – Tuan rumah Pra PON Wilayah Tengah dan Wilayah Timur, Maluku Utara gagal menghasilkan medali emas. Maluku Utara menempatkan tiga petinju di final. Semua kalah.

Pra PON berlangsung di Lapangan Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, 20 hingga 26 September 2019. Hari ini (Jumat, 27/9/2019) adalag kepulangan seluruh peserta ke daerah masing-masing.

Bagi yang gagal lolos PON XX/2020 Papua, masih terbuka kesempatan di Pra PON bagian kedua di Bogor, Jawa Barat, yang akan meloloskan finalis di setiap kelas.

PETINJU MALUT GAGAL DI FINAL

1. CANDRO NYONG, kelas 49 kilogram, kalah melawan Valentino Metia (DKI Jakarta).
2. SUNAN AMORAGAM, kelas bantam, kalah melawan Lucky Hari (Nusa Tenggara Timur).
3. METIRINA NENOHAI, kelas 45 kilogram, kalah melawan Angelina Niis (Nusa Tenggara Timur).

NTT GESER NTB

Tahun terakhir pertandingan tinju wanita didominasi Nusa Tenggara Barat. Tetapi, di Pra PON Ternate, dominasi itu habis.

Nusa Tenggara Barat gagal menghasilkan medali emas. Di final kelas 51 kilogram, petinju muda potensial Ainun Azizah kalah di tangan seniornya Beatrix Suguro (Kalimantan Selatan). Di final kelas 57 kilogram, Jubaitul kalah melawan Christina Jembay (Papua Barat).

Sementara, harapan Nusa Tenggara Barat di kelas 45 Sinta Agustin kalah di pertandingan pertama MELAWAN Ajeng Gitni (Jawa Barat). Andalan di kelas 48 kilogram Endang kalah di semifinal melawan Ririn Saraha (Jawa Barat). Di kelas 54 kilogram, Karmila kalah di pertandingan pertama melawan Novita Sinadia (DKI Jakarta). Andalan di kelas 60 kilogram petinju pelatnas Huswatun Hasanah hanya sampai di semifinal, setelah sekali menang atas Herviana Hasan (Sulawesi Tenggara). Huswatun harus mundur dari Pra PON. Di kelas 64 kilogram, pendatang baru Maya Ramdani kalah di pertandingan pertama melawan Yamina Babingga (Papua Barat).

Nusa Tenggara Timur datang tanpa sesumbar memborong empat medali emas wanita. Luar biasa.

4 EMAS WANITA NTT

1. ANGELINA NIIS, di final kelas 45 kilogram mengalahkan Metirina Nenohai (Maluku Utara).
2. SANDU CALVIN, di final kelas 48 kilogram mengalahkan Ririn Saraha (Jawa Barat).
3. ERNIATI NGONGO, di kelas 60 kilogram mengalahkan Gracia Kaihatu (Jawa Barat).
4. IMACULATA LODA, di final kelas 64 kilogam mengalahkan Ildawati (Jawa Barat).

3 EMAS SULSEL DAN DKI

Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta sama-sama berhasil merebut tiga medali emas.

Tiga emas Sulawesi Selatan dipersembahkan oleh
Holy Masihor kelas terbang, Charles Katiandagho kelas menengah, dan Haris Mongga kelas berat.

Tiga emas DKI Jakarta dipersembahkan oleh Valentino Media kelas terbang ringan, Novita Sinadia kelas bantam, dan Matius Mandiangan kelas ringan.

Holy Masihor bersama pelatihnya Dufri Masihor.

7 DAERAH RAIH EMAS
Berdasarkan hasil pertandingan, perolehan medali emas terbanyak sudah tentu Nusa Tenggara Timur; enam medali emas.

Posisi terakhir peroleh medali emas, medali perak, medali perunggu:
1. NTT     = 6-1-1.
2. DKI     = 3-2-1.
3. Sulsel  = 3-0-2.
4. Jabar  = 2-4-4.
5. Kalsel  = 1-1-2.
6. Pabar  = 1-0-5.
7. Jatim  = 1-0-1.

(finon manullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *