Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Hasil Menyenangkan: 10 Petinju DKI Lolos PON Papua

Dari kiri: Hugo Gosseling, Valentino Metia, Matius Mandiangan, Adrianus Salamisi (pindah ke Sulut), Novita Sinadia, John Matualage, Jajang Ciseeng. (Foto milik Pertina DKI)

Rondeaktual.com – Seluruh pertandingan Pra PON sudah selesai. Bersama tiga pelatih –Hugo Gosseling, Bayu Anggoro, Fadly Siregar—Pertina DKI Jakarta berhasil mendorong 10 atletnya untuk mengikuti pertandingan PON XX/2020 Papua.

10 PETINJU PENUJU PON
1. Valentino Metia, men`s 49 kilogram, lolos melalui Pra PON Ternate, merebut medali emas, setelah dalam final mengalahkan Candro Nyong (Maluku Utara).
2. Aldos, men`s 52 kilogram, lolos melalui Pra PON Bogor, merebut medali emas, menang tidak bertanding melawan Prasetyo (Kalimantan Selatan). Prasetyo sengaja melepas final Pra PON karena harus menjalani tes pekerjaan di Banjarmasin.
3. Jil Mandagi, men`s 56 kilogram, lolos melalui Pra PON Bogor, merebut medali perak, setelah menolak pertandingan final melawan Julio Bria (Bali) karena robek di bagian mata kanan.
4. Matius Mandiangan, men`s 60 kilogram, lolos melalui Pra PON Ternate, merebut medali emas, setelah dalam final mengalahkan mantan satu timnya empat kalinya berturut-turut Orlando Limahelu (Sulawesi Utara).
5. Michael Manopo, men`s 69 kilogram, lolos melalui Pra PON Bogor, merebut medali emas. Dalam final mengalahkan Mendy Yikwa (Jawa Timur).
6. Vinky Montolalu, men`s 75 kilogram, lolos melalui Pra PON Ternate, merebut medali perak, dalam final kalah melawan Charles Katiandagho (Sulawesi Selatan).
7. Asmar Lubis, men`s 91 kilogram, lolos melalui Pra PON Ternate, merebut medali perak setelah dalam final kalah melawan Haris Mongga (Sulawesi Selatan).
8. Novita Sinadia, women`s 54 kilogram, lolos melalui Pra PON Ternate, merebut medali emas, setelah dalam final mengalahkan Serly Kase (Nusa Tenggara Timur).
9. Ratnasari Devi, women`s 57 kilogram, lolos melalui Pra PON Bogor, merebut merebut medali perak, dalam final kalah melawan Viska Bambuta (Jawa Barat).
10. Retno Lestianingsih, women`s 64 kiligram, lolos melalui Pra PON Ternate, setelah merebut medali perunggu, di semifinal kalah melawan Ildawati (Jawa Barat).

3. GAGAL MENUJU PON
1. John Matualage, men`s 46 kilogram, gagal Pra PON Bogor, merebut medali perunggu, dalam semifinal kalah melawan Martinus Paledung (Kalimantan Utara). Pra PON Ternate, John Matualage juga gagal.

2. Sindy Zen, women`s 48 kilogram, gagal Pra PON Bogor, merebut medali perunggu, di semifinal kalah melawan Merlin Tomatala (Papua Barat). Pra PON Ternate, Siny Zen juga gagal.

3. Muhammad Nizam, men`s 64 kilogram, gagal Pra PON Bogor, kalah pada pertandingan pertama melawan Kennedy Pattinama (Maluku). Pra PON Ternate, Muhammad Nizam juga gagal.

DKI tidak punya petinju di kelas:
1. Berat ringan, men`s 81 kilogram.
2. Pin, women`s 45 kilogram.
3. Bantam, women`s 54 kilogram.
4. Kelas ringan, women`s 60 kilogram.

Pra PON Ternate meloloskan semifinalis (4 besar) di setiap kelas. Pra PON Bogor meloloskan finalis (2 besar) di setiap kelas. (ra/finon)

Petinju kelas 54 kilogram, Novita Sinadia. Cerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *