Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Hengky Silatang dari Amman: Di Sini Dingin dan Mereka Profesional

Tim tinju Indonesia saat di Senayan. (Dok)

Rondeaktual.com – Pertandingan Pra Olimpiade sudah berlangsung sejak tiga hari yang lalu di Amman, Yordania.

Indonesia mengirim empat petinju, didampingi pelatih Barbaro (Kuba), pelatih Hermensen Ballo, dan manajer Hengky Silatang.

Berikut keterangan yang disampaikan oleh pimpinan rombongan tinju Indonesia, Hengky Silatang, Jumat (6/3/2020) pagi waktu setempat.

“Sampai sekarang kondisi petinju Indonesia (Aldoms Suguro kelas terbang, Lucky Hari kelas bantam, Maikhel Muskita kelas menengah, dan Silva Ratu Lau kelas bulu) dalam kondisi cukup baik di Amman,” kata Hengky Silatang.

“Hasil pertandingan kemarin (Kamis, 5/3/2020) sangat bagus. Petinju kelas menengah kita Mikhael Muskita berhasil mengalahkan petinju Selandia Baru 3-2. Mikhael bermain taktis dan dengan percaya diri yang tinggi. Dia sangat potensial.”

Mikhael Mustika, kata Hengky Silatang, sudah dua kali memenangkan pertandingan dan masuk delapan besar. “Dia akan menghadapi petinju pengalaman dari India, yang main di Asian Gamaes tahun lalu di Jakarta. Kita harapkan agar Mikhael memenangkan pertandingan sekaligus lolos dan bisa tampil di Olimpiade Tokyo.”

Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung 24 Juli hingga 19 Agustus 2020, menandingkan lima kelas wanita dan delapan kelas pria.

Namun akibat merebaknya virus corona, nasib Olimpiade Tokyo masih menunggu sampai Mei; terus atau dihentikan.

Petinju Indonesia lainnya, menurut Hengky Silatang, masih menunggu pertandingan hari Sabtu (7/3/2020).

“Petinju kita menghadapi petinju kuat dari Uzbekistan, yang merupakan juara dunia tahun 2019. Tetapi, kesempatan menang bagi Aldoms Sugoro sangat terbuka. Tinggal bagaimana mengatur kondisi Aldoms agar tetap prima.”

Besok, kata Hengky Silatang, Lucky Hari juga naik ring dalam partai perdelapan final melawan petinju tuan rumah.

Sementara, Silva Ratu Lau satu-satunya petinju wanita Indonesia di Amman, kandas di hari pertama. Silva kalah angka dari petinju Sri Lanka.

Tentang kehidupan di Amman, menurut Hengky Silatang cukup baik. “Kondisi di sini dingin. Makanan baik karena kita tinggal di hotel bintang lima. Pelayanan panitia bagus. Mereka sangat profesional. Petinju mau pakai bandage pun ada aturannya.” (ra/finon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *