Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Pernah ke Indonesia, Mantan Presiden IBF Robert Lee Meninggal Dunia

Robert Lee, telah tiada. (Ist)

Rondeaktual.com – Mantan Presiden Federasi Tinju Internasional (IBF) Rober Lee meninggal dunia minggu ini di Hawaii pada usia 99 tahun.

Persatuan Tinju Dunia (WBA) menyatakan turut berduka cita atas kematian mantan presidennya, yang bertugas dari tahun 1972 hingga 1974 dan yang warisannya akan hidup dalam sejarah tinju dunia.

Sebelum mendirikan IBF pada tahun 1982, Robert Lee adalah orang penting di WBA, badan tinju dunia tertua.

Robert Lee, di era Ellyas Pical menyandang gelar juara dunia IBF kelas bantam yunior, pernah datang ke Jakarta dan berkawan baik dengan promotor Boy Bolang dan promotor Anton Ojak Sihotang.

Pada tahun 1992, ketika KTI Jawa Timur menjadi tuan rumah seminar IBF di Surabaya, Robert Lee datang dan menjadi tamu spesial bagi promotor A Seng dan Eddy Pirih.

Robert Lee mendedikasikan seluruh hidupnya untuk tinju. Sejak usia 8 tahun, ia berlatih tinju amatir selama tahun 1930-an dan 1940-an.

Dia mencatat total 45 pertandingan amatir sebelum pensiun dan pindah ke hal-hal lain, tetapi dia selalu terlibat dalam olahraga yang dia cintai. Begitulah cara dia naik, dia mengenal tinju dari dalam dan itu membantunya menjadi pemimpin.

Robert Lee adalah komisaris tinju yang paling penting dan berpengaruh dalam sejarah tinju. Dia melakukan banyak hal untuk olahraga di negaranya, bermitra dengan promotor yang hebat untuk membuatnya tumbuh dan membawa pengalamannya menjadi presiden WBA selama bertahun-tahun sebagai pemimpin organisasi perintis.

Robert Lee juga bekerja dengan WBC di berbagai posisi dan memberi nasihat kepada banyak pemimpin dunia.

Pada tahun 1983, setelah gagal merebut kursi tertinggi WBA melawan Gilberto Mendoza, Robert Lee mendirikan badan tinju dunia ketiga bernama IBF. Meski pernah tersandung kasus peringkat, nama Robert Lee tetap dihormati. Jasanya begitu besar, termasuk untuk petinju Indonesia yang pernah menyandang gelar juara dunia IBF; Ellyas Pical, Nico Thomas, M Rachman, dan sejumlah juara IBF Intercontinental dari Indonesia seperti; Nurhuda, Abdi Pohan, Azaddin Anhar, dan yang lain.

Hari ini Robert Lee beristirahat dengan tenang setelah menjalani kehidupan yang luar biasa, dan terima kasih atas kontribusinya.

WBA mengirimkan kata-kata belasungkawa kepada keluarga dan teman-temannya. Dunia tinju telah kehilangan seorang pria hebat tetapi dia akan selalu diingat oleh semua orang. Selamat jalan, Robert Lee. (ra/finon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *