Ronde Aktual

Tinju itu Indah

Herry Maitimu: Tim PON Jambi TC Berjalan, Petinju Dikasih Uang Makan

Mantan raja kelas terbang ringan 48 kilogram, Herry Maitimu. (Foto: Finon Manullang)

Rondeaktual.com – Herry Maitimu, 63 tahun, telah mengambil keputusan tetap sebagai pelatih Tim PON Jambi. Dia sudah melepas status pelatih PPLP.

“Saya dapat surat dari Dispora Jambi, disuruh memilih PON atau PPLP. Saya pilih PON,” kata Herry Maitimu, mantan raja kelas 48 kilogram yang tidak terkalahkan sepanjang empat kali mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Herry empat kali merebut medali emas PON. Dia tidak memperpanjang kontrak pelatih PPLP Provinsi Jambi, yang habis 20 Mei 2020.

Ditanya siapa yang akan meneruskan, Herry menjawab sambil tertawa: ”Biar nanti Timo yang cari ganti.” Timo yang dimaksud adalah wasit Pertina Timotius Constantia.

Tim PON Jambi terdiri dari tiga pelatih dan tiga atlet. Herry ditunjuk sebagai pelatih utama didampingi dua asisten, M Nuryadi dan Wahyudi. Pelatih fisik M Darman.

“Kami tetap TC berjalan. Atlet latihan satu-satu di ruang tinju. Tidak berkumpul.”

Jadwal latihan setiap pagi dan sore. Selama bulan Ramadan latihan mulai pukul 16.30 hingga pukul 17.30.

Atlet dan pelatih datang ke tempat latihan dengan membawa sepeda motor masing-masing. Setiap kehadiran berhak menerima uang makan Rp 100.000 dan uang transport Rp 30.000. Selama TC berjalan tidak menerima uang saku bulanan.

3 ATLET TINJU PON JAMBI

1. Nindi Anggraini, peraih medali perak kelas bantam elite women`s Pra PON Wilayah Barat di Bengkulu, November 2019. Di final, Nindi kalah melawan Rola Atika (Sumatera Barat).

2. Yulianti Sigalingging, peraih medali emas kelas bulu elite women`s Pra PON Wilayah Barat di Bengkulu, November 2019. Di final, Yulianti mengalahkan petinju tuan rumah Merviana Nengsih (Bengkulu).

3. Yusak Bien, peraih medali perak kelas terbang ringan elite men`s Pra PON Wilayah Barat di Bengkulu, November 2019. Di final, Yusak kalah melawan wakil dari Riau, Robby Pasaribu.

Herry menambahkan, menjaga kesehatan itu sangat penting dan harus bisa mengikuti anjuran mencuci tangan dengan sabun dan dari air yang mengalir.

“Di sini kalau malam sepi. Pukul sembilan sudah tidak boleh keluar rumah. Itu jam malam,” ujarnya

4 MEDALI EMAS PON HERRY MAITIMU

1. PON IX/1977 JAKARTA
Medali emas kelas terbang ringan 48 kilogram, dalam final menang WO atas Ronny Sarimolle (DKI Jakarta). Seluruh petinju DKI tidak mau bertanding di final.
Herry mewakili Maluku, bersama pelatih Teddy van Room dan Oce Tahupiori.

2. PON X/1981 JAKARTA
Medali emas kelas terbang ringan 48 kilogram, dalam final mengalahkan Azaddin Anhar (Aceh).
Herry mewakili daerah Maluku, bersama pelatih Teddy van Room dan Oce Tahupiori.

3. PON XI/1985 JAKARTA
Medali emas kelas terbang ringan 48 kilogram, dalam final mengalahkan Suyono (Jawa Timur).
Herry mewakili daerah Jambi, bersama pelatih Henky Nanlohy dan Nelson Pakpahan.

4. PON XII/1989 JAKARTA
Medali emas kelas terbang ringan 48 kilogram, dalam final mengalahkan Slamet Riyadi (Kalimantan Selatan).
Herry mewakili daerah Jambi, bersama pelatih Henky Nanlohy dan Nelson Pakpahan.

Tentang empat kali mengikuti PON, yang paling diingat Herry Maitimu adalah masalah berat badan.

“Saya pernah over weight sampai dua kilo. Hampir berhenti, tapi saya terus usaha biar in. Dalam pikiran saya, saya harus juara. Itu cita-cita, makanya paksa sampai in.” (ronde aktual / finon manullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *