Press "Enter" to skip to content
Bintang tinju kelas menengah super Canelo menyerang Saunders, Sabtu, 8 Mei 2021. (Foto: Ed Mulholland)

Canelo Menunggu Pertarungan Unifikasi dengan Caleb Plant

Rondeaktual.com – Setelah menghentikan langkah Billy Joe Saunders (Inggris) pada ronde 8 dari 12 ronde yang direncanakan di Texas, Sabtu, 8 Mei 2021, kini Saul Canelo Alvarez (Meksiko) mengarahkan perhatiannya pada juara dunia IBF kelas menengah super Caleb Plant (Amerika Serikat) pada September mendatang.

Canelo menunggu pertarungan unifikasi kelas menengah super dan itu menjadi tugas penting promotor Eddie Hearn.

Plant adalah seorang juara dunia IBF kelas menengah super 76.204 kilogram dan berusia 28 tahun. Plant seorang juara dunia yang belum terkalahkan dengan rekor bersih 21-0-0 (12 dengan KO). Plant merebut gelar IBF di Los Angeles, 13 Januari 2019, menang angka melalui pertarungan 12 ronde melawan Jose Uzcategui (Venenzuela). Plant tiga kali mempertahankan gelar melalui TKO ronde 3 atas Mike Lee (Amerika Serikat), menang TKO ronde 10 atas Vincent Feigenbutz (Jerman) dan menang angka 12 ronde atas Caleb Truax (Amerika Serikat).

Canelo, 30 tahun, sekarang menyandang gelar juara dunia WBA Super, WBC, WBO, kelas menengah super. Canelo menyimpan rekor menang-kalah-draw 56-1-2 (38 KO).

Pengalaman tanding Canelo jauh lebih hebat dari Plant yang hanya 21-0-0 (12 KO). Sama dengan Saunders yang sebelumnya tidak terkalahkan 30-0-0, yang akhirnya habis TKO ronde 8 di tangan Canelo, Sabtu malam di Texas.

Raja pound-for-pound yang berkuasa Canelo dari Guadalajara, sudah diperhitungkan bakal menghabisi Plant dengan mudah. Nasib Plant diramalkan tidak akan jauh dari apa yang dirasakan Saunders di AT&T Stadium.

Menghadapi Plant adalah tujuan dekat Canelo. Satu pekan sebelum menyelesaikan perlawanan Saunders, Canelo sudah menyebut Plant adalah orang berikutnya.

Canelo mengatakan kepada Chris Mannix dari DAZN segera setelah pertarungan di atas ring: “Itu rencana untuk merebut sabuk. Saya datang. Saya berharap pertarungan itu bisa dilakukan.”

Dikutip dari Boxingscene.com, promotor Eddie Hearn memberi tahu Chris Mannix di atas ring sesudah pertarungan: “Ini satu-satunya pertarungan yang harus dilakukan. Canelo benar-benar akan bertarung dengan siapa pun, dan Caleb Plant adalah pertarungan untuk kejuaraan yang tak terbantahkan. Canelo adalah bintang pound-for-pound dalam olahraga bersama dengan AJ.”

Hearn menambahkan: “Saunders tidak bisa melihat, dan dia tidak akan membiarkan dia keluar.”

Ini adalah pertarungan ketiga Matchroom Boxing milik Eddie Hearn bersama Canelo. Tahun 2019, Canelo memilih berpisah dengan Golden Boy Promotions.

Laga Canelo-Saunders telah mencetak rekor penonton tinju AS dalam ruangan besar dengan 73.126. Angka ini melewati rekor sebelumnya yang terjadi di Superdome di New Orleans untuk pertarungan Muhammad Ali-Leon Spinks II dengan 63.352 penonton.

Canelo akan mengambil cuti beberapa minggu kemudian harus bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi orang yang belum terkalahkan Caleb Plant pada September mendatang.

Jika Eddie Hearn bisa mewujudkan pertarungan unifikasi kelas menengah super Canelo-Plant, ceritanya tidak akan lari jauh dari targedi TKO ronde 8 yang terjadi pada diri Saunders.

Tetapi, drama tinju sering menghasilkan sesuatu yang spektakuler. Sering melahirkan bintang baru. Sering membalikkan pasar taruhan. Underdog seperti Plant bukan tidak mungkin memberikan sesuatu yang sangat spesial. (finon manullang)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: