Press "Enter" to skip to content

Pertandingan Kelas Berat Versi ATI di Kediri

Rondeaktual.com

Tinju pro kembali ke Kediri, Jawa Timur, Minggu, 7 November 2021, pukul 19.00 hingga selesai.

“Tempat pertandingan di GOR Jayabaya, Kediri,” kata Syaripudin Lado, yang mewakili promotor Merza Yona Frengky Rusdikari. “Hanya dua partai tinju pro, kelas berat dan kelas ringan. Pengawas pertandingan dipercayakan kepada ATI.”

Kelas berat 8 ronde menampilkan mantan juara Indonesia kelas ringan dan juara Pencak Door Kediri, Michael Sigarlaki. 32 tahun, ditantang veteran Alexander Bajaya, 40 tahun.

Michael Sigarlaki, mantan petinju RE Boxing Jakarta, adalah kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 8 Maret 1989. Beratnya lebih 100 kilogram dengan tinggi 170 sentimeter dan jangkauan 175 sentimeter.

Menurut pengatur pertandingan Syaripudin Lado, Michael telah mencetak rekor tanding menang-kalah-draw 51-19-5 (11 KO). Michael berlatih di Rusunawa Kediri bersama pelatih Afrizal Ahmad Firdaus dan manajer Herry Setiawan.

Alexander Bajawa adalah kelahiran Bajawa, Nusa Tenggara Timur, 7 Maret 1981. Di usia 40 tahun, Bajawa yang merupakan mantan juara IBF Internasional dan mantan juara WBO Asia kelas ringan, sekarang naik ke kelas berat. Tinggi 168 sentimeter dan jangkauan 170 sentimeter. Bergaya boxer dan mencatat rekor menang-kalah-draw 88-16-4 (29 KO). Alexander Bajawa berlatih di Flores Boxing Camp NTT bersama pelatih Hendrikus Wuda dan manajer Thai Graham.

RINGGO JAGUAR
VERSUS
JASON BUTARBUTAR

Partai kelas ringan 6 ronde menampilkan petinju masa lalu Ringgo Jaguar, 39 tahun, berhadapan dengan Jason Butarbutar, 33 tahun.

Ringgo Jaguar merupakan mantan juara Indonesia kelas bantam asal Sawunggaling Surabaya. Ringgo sekarang bertanding di kelas ringan dengan rekor menang-kalah-draw 34-7-1 (13 KO).

Jason Butarbutar dari Jakarta adalah petinju kelahiran Medan, Sumatera Utara, 6 Oktober 1988, dengan rekor menang-kalah-draw 34-27 (20 KO).

Menyambut pertandingan di Kediri, Ketua Umum Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Manahan Situmorang, SE, MM, telah menunjuk Edy Surya (Solo) sebagai Inspektur Pertandingan, dua dokter dari Kediri, dan timekeeper dari Kediri.

Mantan raja kelas bulu yunior asal Arema Malang, Monod mendaopat tugas wasit/hakim di Kediri. (Foto: Finon Manullang)

WASIT/HAKIM

1. Yanto Defilla (Jakarta).
2. Eddy Damri (Yogyakarta).
3. Monod (Malang).
4. Purnomo (Blitar).

Dalam surat yang dikeluarkan ATI Pusat, promotor harus mengadakan acara timbang badan, periksa kesehatan, dan technical meeting, sehari menjelang pertandingan.

Semua ofisial ring sudah tiba paling lambat satu jam sebelum acara dimulai. Inspektur Pertandingan bertanggung jawab atas semua kejadian selama pertandingan. (finon / foto: dok/ist)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: