Press "Enter" to skip to content

FTPI Gelar Munaslub di Jakarta

Rondeaktual.com

Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) adalah badan tinju pro yang kelima atau yang terakhir di Indonesia. FTPI lahir atas gagasan mantan petinju southpaw Yance Rahayaan.

5 BADAN TINJU PRO

1. Komisi Tinju Indonesia (KTI), Ketua Umum Anthon Sihombing.
2. Asosiasi Tinju Indonesia (ATI), Ketua Umum Manahan Situmorang.
3. Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI), Ketua Umum Ruhut Sitompul.
4. Federasi Tinju Indonesia (FTI), Ketua Umum Hasurungan Pakpahan.
5. Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI), Ketua Umum Milasari Anggraeni.

Sejak 2021, Milasari Anggraini, mantan promotor Magelang Big Fight 2018, maju sebagai Ketua Umum FTPI 2021-2025.

Belum berusia satu tahun, FTPI terus bergerak untuk kemajuan tinju Tanah Air. Berbagai perubahan dalam AD/ART akan disahkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) FTPI yang akan diadakan di hotel besar di Senayan, Jakarta, Jumat, 3 Desember 2021.

Ketua Panitia Munaslub FTPI 2021, Gondolpus Borlak. (Foto: Finon Manuulang)

“Munaslub hanya untuk mengesahkan revisi AD/ART. Kita selenggarakan Jumat pagi dan selesai sore. Setelah itu, seluruh peserta Munaslub akan kita ajak nonton tinju bersama di TVRI,” kata Ketua Panitia Munaslub FTPI 2021, Gondolpus Borlak, S.Sos, MM.
Revisi AD/ART antara lain logo organisasi, lambang, seragam, stempel, dan merampingkan isi dari dasar sampai pasal-pasalnya.

FTPI mengundang Badan Pendiri, Badan Pembina, Perwakilan dari Kemenpora, Banda Organisasi Profesi, Pengurus Pusat, dan badan tinju lainnya.

Sementara, pertandingan tinju Jumat malam di TVRI menampilkan satu partai kejuaraan Indonesia kelas ringan sabuk FTPI dan dua partai tambahan. Pertandingan tanpa penonton di Studio TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat malam, 3 Desember 2021.

BACK TO GLORY TINJU PROFESIOBAL VERSI FTPI BERSAMA PROMOTOR VERREL DYLASTRA

1. Kejuaraan Indonesia kelas ringan sabuk FTPI 10 ronde: Gusti Elnino (Vistory Target Jakarta) melawan Rivo Rengkung (El Matador Salatiga).

2. Kelas ringan yunior 8 ronde, mantan juara Indonesia kelas bulu Ahmad Lahizab (Hendra Julio Jakarta Utara) melawan Emanuel Nahak (Dirgantara Jakarta).

3. Kelas bulu 6 ronde: Sunan Amoragam (HS Boxing Gym Indonesia) melawan Yohanes Lambertus Unitly (Aru Teluk Jambe Karawang Barat). (finon)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: