Press "Enter" to skip to content

Perjalanan Petinju Indonesia di Tiga SEA Games Terakhir

Rondeaktual.com – Finon Manullang

SEA Games XXXI berlangsung di Hanoi, Vietnam, selama 11 hari, dari 12 hingga 23 Mei 2022.

Cabang olahraga (cabor) tinju akan memainkan 13 kelas (7 putra dan 6 putri). Pertandingan berlangsung selama tujuh hari, dari 16 hingga 22 Mei.

Ke Hanoi, Indonesia mengirim enam petinju terbaiknya (Kornelis Kwangu Langu, Farrand Papendang, Sarohatua Lumbantobing, Maikel Muskita, Novita Sinadia, dan Huswatun Hasanah. Sementara, ofisial terdiri dari Darman Hutauruk, Teko Lewaherilla, Kusdiyono, Verry Yugangga, dan Hengky Silatang.

Berikut perjalanan petinju Indonesia di tiga SEA Games terakhir.

SEA GAMES XXVIII/2015 SINGAPURA

Tempat pertandingan: Expo Hall 1, Singapura, 6 Juni hingga 10 Juni 2015.

Hasil: Indonesia berada di peringat 4, setelah merebut medali emas-perak-perunggu 1-1-2. Emas satu-satunya datang dari kepalan Kornelis Kwangu Langu, yang dalam final kelas 49 kilogram menang atas harapan muda Filipina, Rogen Ladon.

Sementara, Filipina berhasil merebut puncak teratas dengan medali emas-perak-perunggu 5-3-2. Vietnam menempati posisi kedua 3-1-2. Thailand ambruk ke urutan ketiga dengan 2-3-3.

Novita Sinadia, Esther Kalayukin (atas), Julio Bria, dan Christina Jembay (bawah).

PUTRI INDONESIA

1. Beatrix Suguro, kelas terbang ringan 48 kilogram, gagal medali.

2. Novita Sinadia, kelas terbang 51 kilogram, gagal medali.

3. Esther Kalayukin, kelas bantam 54 kilogram, merebut medali perunggu.

4. Christina Jembay, kelas bulu 57 kilogram, merebut medali perak, dalam final kalah atas Tassamalee Thongjan (Thailand).

PUTRA INDONESIA

1. Kornelis Kwangu, kelas terbang ringan 49 kilogram, merebut medali emas, dalam final mengalahkan Rogen Ladon (Filipina).

2. Julio Bria, kelas terbang 52 kilogram, gagal medali.

3. Rafly Langi, kelas bantam 56 kilogram, gagal medali.

4. Farrand Papendang, kelas ringan 60 kilogram, merebut medali perunggu.

5. Vinky Montolalu, kelas welter ringan 64 kilogram, gagal medali.

6. Kristianus Nong Sedo, kelas menengah 75 kilogram, gagal medali.

SEA GAMES XXIX/2017 KUALA LUMPUR, MALAYSIA

Berlangsung di MATRADE Exhibition and Convention Center, Kuala Lumpur, Malaysia, 20 hingga 24 Agustus 2017. Menandingkan enam kelas, semua elite men`s dan diikuti 10 negara. Tuan rumah Malaysia tidak menandingkan tinju wanita.

Indonesia dan Malaysia sama-sama berada di peringkat ketiga dengan hasil sama merebut medali emas-perak-perunggu 1-1-1.

Medali emas satu-satunya bagi Indonesia dipersembahkan oleh Aldoms Suguro, setelah dalam final kelas terbang berhasil membekuk Tanes Ongjunta (Thailand).

Tiga petinju Indonesia gagal medali adalah; Kornelis Kwangu Langu, Simon Makarawe, dan Bram Betaubun.

Peringkat pertama diduduki Thailand dengan perolehan medali emas-perak-perunggu 2-3-1. Filipina di posisi kedua dengan hasil 2-1-2.

Sarohatua Lumbantobing, Brama Hendra Betaubun (atas), Kornelis Kwangu Langu, Aldoms Suguro (bawah).

TIM INDONESIA

1. Kornelis Kwangu Langu, kelas terbang ringan 49 kilogram, gagal medali.

2. Aldoms Sugoro, kelas terbang 52 kilogram, berhasil merebut medali emas, dalam final mengalahkan Tanes Ongjunta (Thailand).

3. Simon Makarawe, kelas bantam 56 kilogram, gagal medali.

4. Sarohatua Lumbantobing, kelas welter ringan 64 kilogram, merebut medali perak, dalam final kalah melawan Wuttichai Masuk (Thailand).

5. Richard Oscar Laim, kelas menengah 75 kilogram, merebut medali perunggu.

6. Brama Hendra Betaubun, kelas berat ringan, gagal medali.

SEA GAMES XXX/2019 METRO MANILA, FILIPINA

Pertandingan dipusatkan di Philippine International Convention Center, Pasay, Metro Manila, 4 hingga 9 Desember 2019.

Peserta: 10 negara; Indonesia 9 petinju, Kamboja 8 petinju, Laos 6 petinju, Malaysia 5 petinju, Myanmar 6 petinju, Filipina 13 petinju, Singapura 4 petinju, Thailand 10 petinju, Timor Leste 4 petinju, Vietnam 10 petinju.

Hasil: Indonesia pulang tanpa medali emas dan hanya bisa merebut perak-perunggu 2-4. Vietnam 1-5-3, Thailand 5-2-2. Filipina luar biasa 7-3-2.

Farrand Papendang, Savon Simangunsong (atas), Endang, Silpa Lau Ratu (bawah).

1. KORNELIS KWANGU LANGU, light flyweight, medali perak, dalam final kalah 0-5 melawan Carlo Paalam (Filipina).

2. ALDOMS SUGORO, flyweight, gagal medali, kalah 0-5 melawan Moe Zaw Myint (Myanmar).

3. JILL MANDAGIE, bantamweight, gagal medali, kalah 0-5 melawan Chatchai Butdee (Thailand).

4. FARRAND PAPENDANG, lightweight, merebut medali perunggu, semifinal kalah 0-5 melawan Khunatip Pidnuch (Thailand).

5. LIBERTUS GHA, light welterweight, gagal medali, kalah 0-5 melawan Atichai Phoemsap (Thailand).

6. SAVON SIMANGUNSONG, welterweight, merebut medali perunggu, semifinal kalah 0-5 melawan Wuttichai Masuk (Thailand).

7. ENDANG, light flyweight women`s, merebut medali perak, dalam final kalah 0-5 melawan juara dunia Josie Gabuco (Filipina).

8. SILPA LAU RATU, bantamweight women`s, merebut medali perunggu, semifinal kalah 0-5 melawan Do Nha Uyen (Vietnam).

9. HUSWATUN HASANAH, lightweight women`s, merebut medali perunggu, semifinal kalah 1-4 melawan Riza Pasuit (Filipina).

Finon Manullang
Menulis dari Desa Tridaya Jawa Barat

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *