Press "Enter" to skip to content
Vinky Montolalu sekarang bersama Pertina Sulawesi Utara. (Rondeaktual.com)

PON Aceh-Sumut [4]: Vinky Montolalu Janjikan Emas untuk Sulut

Rondeaktual.com – Finon Manullang

Menyambut PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara, Rondeaktual.com menulis daftar petinju yang bertanding mewakili daerah masing-masing. Sudah dimulai dari Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan sekarang tentang Vinky Montolalu, yang akan mewakili Sulawesi Utara.

Vinky Montolalu, ayah dari tiga anak, sekarang sudah berusia 34 tahun. Orang bilang: “So tu ngana.”

Tetapi, di usia tua seperti itu, Vinky masih bisa memberikan yang terbaik dengan merebut medali emas kelas menengah, 75 kilogram, melalui Pra PON II Kupang, Oktober 2023.

Medali emas tersebut mengantar langkah Vinky Montolalu menuju pertandingan PON XXI/2024 Aceh_Sumatera Utara. Vinky bergabung dengan Provinsi Sulawesi Utara, bersama pelatih energetic Bonyx Saweho. Sebelumnya, Vinky pernah dua kali mengikuti PON untuk Provinsi DKI Jakarta.

PON XXI akan menjadi PON yang keempat bagi Vinky Montolalu. Sudah pasti akan berjuang maksimal untuk merebut medali emas keduanya pada PON keempatnya di Sumatera Utara.

Vinky lahir di Tomohon, Sulawesi Utara, 13 September 1989. Bisa jadi, ini bukan PON terakhir. Vinky masih bisa melakukannya sekali lagi pada PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Barat/Nusa Tenggara Timur. Cabang olahraga (cabor) tinju memberikan batas sampai 40 tahun.

“Saya sudah tiga kali ikut PON. Pada PON Papua saya gagal medali. Dua PON sebelumnya, meraih medali emas kelas welter ringan dan medali perak kelas welter ringan. PON tahun ini saya buka dengan baik dan akan menutupnya dengan hasil yang baik untuk Sulawesi Utara,” kata Vinky Montolalu, ayah dari tiga anak.

Pada PON pertamanya di Riau tahun 2012, Vinky membawa nama Sulawesi Utara. Pada PON keduanya dan ketiganya, Vinky membawa nama DKI Jakarta. Pada PON keempatnya nanti, Vinky kembali membawa nama Sulawesi Utara.

Kenangan di pinggir Asian Games XVIII/2018 Jakarta. (Rondeaktual.com)

PON VINKY MONTOLALU

1. Medali emas kelas welter ringan, 64 kilogram, PON XVIII/2012 Riau. Dalam final, Vinky mengalahkan harapan Aceh, Afdan Bachtila Siregar (Aceh). Vinky mewakili Sulawesi Utara.
PON berlangsung di GOR Tengku Pangeran, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, 10 hingga 17 September 2012.

2. Medali perak kelas welter ringan, 64 kilogram, PON XIX/2016 Jawa Barat. Dalam final, Vinky kalah kontroversial atas petinju tuan rumah Panser Pattinama. Vinky mewakili DKI Jakarta.
PON berlangsung di GOR Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, 19 hingga 27 September 2016.

3. Gagal medali pada PON XX/Papua 2021.
Vinky lompat ke kelas menengah, 75 kilogram. Pada pertandingan pertama, Vinky mengalahkan Agus Firmansyah (Kalimantan Barat). Pada babak kedua, Vinky kalah di tangan Onisimus Karube (Papua Barat). Vinky, mewakili DKI Jakarta, gagal medali.
PON berlangsung di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Provinsi Papua, 5 hingga 13 Oktober 2021.

Pada tahun-tahun yang lalu, Anda bertanding di kelas welter ringan, 64 kilogram. Sekarang di kelas menengah, 75 kilogram. Ada masalah apa?

“Masalah sih tidak ada. Tapi jujur saja, saya tidak mungkin bertanding di kelas welter ringan. Saya sudah berkeluarga, berat badan naik terus. Apalagi waktu era pandemic (COVID-19) benar-benar sulit menurunkan berat badan. Sekarang kelas menengah, saya pikir ini pilihan yang tepat. Terlalu berat kalau harus menurunkan berat badan. Kelas menengah sudah paling cocok. Tidak mikirin berat badan lagi, yang penting latihan. Jangan sampai berhenti. Seperti sekarang, saya tetap latihan mandiri di Depok (Jawa Barat). Dari Pengprov Pertina Sulut sudah ada pemberitahuan, bahwa Pelatda akan dimulai di Manado.”

Vinky pernah bertanding main di kelas welter dan berhasil merebut medali perak Piala Kapolda Metro Jaya 2017. Vinky ikut Kejurnas Lampung 2018 dan merebut medali perak kelas menengah.

Vinky juga pernah menyampaikan akan pensiun, setelah Kejurnas Lampung 2018. Tetapi, tiba-tiba terbuka peluang untuk kembali latihan. Talentanya diperlukan.

Mengapa pindah lagi pindah lagi. Dari Sulut ke DKI dan kembali lagi membawa nama daerah Sulut. Gak bahaya tah?

“Bahaya sih nggak. Kemarin memang di DKI, ada kali sepuluh tahun. Pas mau ikut Pra PON I Makasaar, saya datang ke Ciseeng (lokasi pusat latihan tinju Pertina DKI, yang dibangun oleh Hengky Silatang). Saya bilang, saya siap kelas menengah. Pelatih bilang, maaf kelas menengah sudah diisi oleh Michael Manopo. Agak drop juga dibilang begitu. Akhirnya datang kesempatan dari Pak Camat (Bonyx Saweho, pelatih Pertina Sulawesi Utara). Terima kasih, tawaran itu saya ambil. Saya segera mengurus surat mutasi dari Pertina DKI Jakarta ke Pertina Sulut. Tidak ada masalah. Tapi Michael Manopo tidak jadi juga main di Pra PON. Ada larangan. Saya bertanding di Pra PON I Makassar dan merebut medali perunggu kelas menengah. Perunggu tidak membuat saya lolos PON. Saya kejar dan bisa ambil melalui Pra PON II Kupang. Saya merebut medali emas kelas menengah. Itu perjuangan dan dukungan tim Sulut yang besar untuk saya.”

Bagaimana dengan pekerjaan?

“Tidak ada masalah. Saya tetap ke kantor. Di Kemenpora, saya Bidang Keolahragaan. Dari dulu, saya selalu koordinasi.”

TENTANG VINKY MONTOLALU

Nama: Vinky Montolalu.

Lahir: Tomohon, Sulawesi Utara, 13 September 1989.

Usia: 34 tahun.

Pendidikan: Lulus SMA di Manado.

Pekerjaan: ASN, Kemenpora Asisten Deputi IV Tenaga dan Organisasi Keolahragaan.
Prestasi:
1. Juara Nasional 2011.
2. Juara PON 2012.
3. Juara STE 2013.
4. Juara di Kuba 2013.
5. Emas intivasion.
6. Perunggu Kings Cup Thailand.
7. Perak Piala Presiden RI Palembang 2015.

Nama sasana: 1. Rajawali Boxing Camp Tomohon. 2. RE Boxing Minahasa Utara, 3. Bima Sarina Tanah Abang.

Domisili: Depok, Jawa Barat.

Nama istri: Tiur Sitompul.

Nama anak: Rache Cicilia Zipora Montolalu 11 tahun, David Alexander Haholongan Montolalu 9 tahun, Ellvy Abigail Bernadeth Montolalu 7 tahun. (Finon Manullang)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *