Press "Enter" to skip to content
Mantan raja kelas welter ringan Syamsul Anwar Harahap. (Foto: Ist)

Syamsul Anwar Manulis: Cerita Lucu di Hari Minggu

Rondeaktual.com – Berikut adalah cerita lucu, yang terjadi hampir 47 tahun silam.

Suatu hari di hari Minggu dari pelatnas tinju dalam rangka persiapan Tim Tinju Indonesia menuju Asian Games Teheran, Iran, 1974.

Pertina merukrut petinju pelatnas setelah mengadakan try out ke Pangkalan Berandan dan Ambon. Pelatih direkrut dari Amerika Serikat, Thomas ”Sarge” Johnson. Pertina juga merekrut pelatih dalam negeri, untuk membantu pelatih asing.

Pada suatu program latihan fisik pagi hari di Stadion Utama, Belora Bung Karno, Senayan, kami akan berlari sepanjang 5 kilometer di lintasan lari dan langsung mendaki tangga ke bangku VIPserta turun kembali atau 12 kali lintasan.

Apel pagi wajb dan diadakan sebelum latihan. Ternyata kurang satu petinju. Kemudian dia dipanggil dan ditanyai mengapa tidak ikut latihan pagi.

“Saya tidak bisa ikut latihan pagi ini,” kata petinju yang absen latihan pagi. Dia berasal dari Pertina Jawa Barat.

“Mengapatidak bisa latihan,” tanya asisten pelatih.

“Saya lagi mens, Pak,” jawabnya.

Semua hadirin yang mendengar jawaban tadi termasuk asisten pelatih tertawa serentak. “Laki-laki kok mens,” hardik pelatih.

Petinju itu, kawan kami dalam pelatnas, tersenyum malu.

“Saya mimpi tadi malam. Mimpi basah.”

Semua tertawa, kecuali dia yang mimpi basah. Dia diam dan setengah menundukkan muka. Tiba-tiba dia mengangkat kepalanya dan bicara: “Saya lemas, Pak Pelatih. Dengkul saya tidak kuat.”

Kisah “Mimpi Bahas” di hari Minggu itu menjadi buah bibir. Menjadi bahan perkacakan di antara kami para penghuni pelatnas.

Tidak ada yang tidak tertawa, saking lucunya. Entah pelatih Amerika.

Singkat cerita, pelatih Amerika memanggilnya dan entah apa yang dibicarakan. Tetapi, setelah pelatih kami tahu alasannya mengapa dia tidak ikut lari, dia juga ikut tertawa ngakak.

Akhirnya Johnson mengambil keputusan untuk tidak memberangkatkannya ke Asian Games Teheran.

Apakah ada hubungannya dengan kisah mimpi basah kawan tadi, entahlah.

Syamsul Anwar Harahap, juara Asia kelas welter ringan 1977, menulis dari Desa Lantosan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: