Rondeaktual.com – Juara dunia tiga kelas yang belum terkalahkan Junto Nakatani (Jepang, 30-0, 23 KO) sukses mempertahankan sabuk WBC kelas bantam. Southpaw Jepang itu menenggelamkan penantang tak terkalahkan David Cuellar (Meksiko, 28-1, 18 KO) pada ronde ketiga di Ariake Arena, Tokyo, Jepang, Senin, 24 Februari 2025.
Sejak awal, Nakatani mengambil inisiatif dengan menghubungkan kidal dengan Meksiko yang masih gugup di dua sesi pertama. Yang ketiga melihat Junto meledakkan kaki kirinya yang ganas ke bagian tengah tubuh, menjatuhkannya ke sudut. Cuellar dengan gagah berani mengalahkan hitungan tersebut, namun ketika mereka melanjutkan pertarungan, Nakatani melakukan kudeta dengan tepat dan menjatuhkannya lagi. David tidak mampu mengalahkan hitungan wasit. Nakatani, yang terlihat canggung pada awalnya, dengan cepat memecahkan strategi penantangnya.
Tenshin Nasukawa Mengalahkan Jason Moloney
Kelas bantam Jepang yang tak terkalahkan WBA#2 Tenshin Nasukawa (Jepang, 6-0, 2 KO), berhasil mengalahkan mantan juara kelas bantam WBO Jason Moloney (Australia, 27-4, 17 KO) melalui unanimous decision sepuluh ronde 97-93, 97-93, 98-92. Ini adalah sebuah pelajaran bagus bagi Tenshin, seorang penata gaya Bruce Lee dengan karier kick-boxing cemerlang, di mana ia bertukar reli panas dengan atlet tangguh asal Australia, yang dua kali berhasil mengalahkan orang Jepang pada ronde pertama dan keenam. Nasukawa, bagaimanapun, menunjukkan mobilitas yang bagus. Promotor Akihiko Honda bersama Teiken Promotions menampikan kejuaraan dunia WBA kelas bantam. Berlangsung di Tokyo, Jepang, Senin, 24 Februari 2025.
Seiya Tsutsumi (12-0-3, 8 KO), 118, nyaris tidak mempertahankan sabuk kelas bantam WBA miliknya saat ia ditahan imbang tanpa pemenang melawan mantan penguasa kelas terbang WBC Daigo Higa (21-3-2, 19KO). Semua nilai tiga hakim sama; 114-114, 114-114, 114-114.
Baca Juga
Advertisement
Berlangsung dua belas ronde yang melelahkan dan berdarah, hari Senin di Tokyo. Tsutsumi melakukan pertahanan pertamanya sejak menggulingkan Takuma Inoue pada bulan Oktober lalu. Tsutsumi mengalami kesulitan menahan pendarahan hebat sejak ronde keempat. Dia harus mengatasi tangan kiri Higa yang lebih sibuk hingga ronde kedelapan.
Pada ronde kesembilan, terjadi adegan memberi-dan-menerima yang tak terduga ketika Higa pertama kali menjatuhkan sang juara dengan hook kirinya yang ganas dan Tsutsumi menjatuhkan sang penantang dengan wajah menghadap ke atas terlebih dahulu ke atas kanvas. Keadaan berubah saat itu juga dengan sang juara mengendalikan pertarungan dengan kombinasi yang lebih sibuk setelahnya.
Masih ada partai kelas bantam lainnya. Segera menyusul. (rr, sumber joe koizumi/fightnews.com, foto oleh naoki fukuda)
Advertisement
Tinggalkan Komentar..