Daftar Juara Dunia Wanita Tertua, Siapa Saja Mareka?

BRAEKHUS FB SEMBAH TANGAN
The First Lady Cecilia Braekhus, sekarang berusia 43 tahun dan tercatat dalam sejarah tinju wanita sebagai salah satu yang tertua. (Sumber foto fb/cb)

Rondeaktual.com, oleh Finon Manullang – Disebut “tua” karena sang juara sudah mendekati berusia 40 bahkan ada beberapa juara berusia 40 tahun lebih. Itu luar biasa.

  • Tinju wanita sekarang sudah hampir sama dengan tinju pria. Kejuaraan dunia wanita berlangsung di mana-mana.
  • Tinju wanita menandingkan kelas berat sampai kelas paling bawah, kelas atom. Total 17 kelas.
  • Tinju wanita telah melahirkan para bintang besar seperti; Claressa Shields, Katie Taylor, Amanda Serrano, Cecilia Braekhus.
  • Tinju wanita memberlakukan 10 ronde durasi 2 menit dan interval 1 menit di setiap kejuaraan dunia. Berlaku sama di seluruh dunia.

Juara Dunia 37 Tahun

  • Franchon Crews-Dezurn, 37 tahun, Amerika Serikat. Wanita kelahiran 13 Juni 1987 di Virginia Beach ini menyandang gelar WBA dan WBC kelas menengah super. Wanita yang suka berpenampilan agak terbuka di usianya yang sudah tidak muda lagi, merebut gelar melalui UD-10 melawan Shadasia Green di Orlando, Florida, 15 Desember 2023. Crews-Dezurn menang-kalah-seri-no contest 9-2-0-1 (2 dengan kemenangan KO).

Juara Dunia 38 Tahun

  • Katie Taylor, 38 tahun (kelahiran 2 Juli 1986), adalah pahlawan olahraga Irlandia. Dia tercatat sebagai atlet terbesar –wanita dan pria—yang pernah ada di Irlandia. Petinju orthodox ini dijuluki The Bray Bomber, asal Bray, sekarang menyandang lima sabuk juara dunia kelas welter yunior; WBA/WBC/IBF/WBO/IBO.

Sebelumnya, Taylor sudah menyandang empat sabuk juara dunia kelas ringan; WBA/WBC/IBF/WBO.

Sepanjang pertandingannya yang sangat bersejarah, Taylor dua kali mengalahkan bintang tinju asal Puerto Rico, Amanda Serrano.

Advertisement

  • Jennifer Miranda, 38 tahun (kelahiran 19 Agustus 1986), adalah pemegang sabuk juara WBA Interim kelas bulu. Wanita Spanyol ini lahir di Cadiz, Andalucia, belum terkalahkan 12-0-0.

Juara Dunia 40 Tahun

  • Umi Ishikawa, Jepang, 40 tahun (kelahiran 21 Maret 1984), adalah juara WBC Interim kelas jerami atau sama dengan kelas terbang mini, 47.627 kilogram.

Wanita Jepang ini merebut gelarnya melalui KO-2 melawan Sothita Sittichai (Thailand) di Pathum Thani, Thailand, 3 Mei 2024. Rekornya rekor menang-kalah 12-3 (10 dengan KO). Dia dijuluki ratu KO.

  • Natahsa Jonas, seorang southpaw berusia 40 tahun (kelahiran Liverpool, 18 Juni 1984) adalah juara dunia IBF dan WBC kelas welter. Merebut gelar WBC sekaligus mempertahankan gelar IBF melalui UD-10 melawan wanita Kroasia, Ivana Habazin di kampung halamannya di Liverpool, 14 Desember 2024. Rekor Jonas menang-kalah-seri 16-2-1 (9 dengan KO).
  • Shuretta Metcalf, 40 tahun (kelahiran 28 Oktober 1984), adalah juara dunia IBF kelas bantam dengan rekor menang-kalah-seri 14-4-1 (2 dengan KO).

Metcalf lahir di Dallas, Texas, menjadi juara dunia ketika sudah berumur 39, mengalahkan wanita Jepang, Miyo Yoshida di Manhattan, New York, 7 November 2023. Pada pertandingan ulang, Metcalf kembali mengalahkan Yoshida di Madison Square Garden, Manhattan, 23 Oktober 2024.

Metcalf memulai karier dari pertandingan klub malam ke klub malam, di mana orang-orang yang sudah dipengaruhi alkohol melemparkan uangnnya ke dalam ring sebagai bonus atas kemenangannya.

Advertisement

Juara Dunia 43 Tahun

  • Irma Garcia, kidal berusia 43 tahun (kelahiran Mexico City, 22 Juni 1981) adaah pemegang sabuk IBF kelas bantam yunior.

Garcia menjadi juara dunia melalui unanimous decision sepuluh ronde melawan Stephanie Silva di Thunder Studios, Long Brach, 11 November 2023. Garcia menang-kalah-seri 24-5-1 (4 dengan KO).

BRAEKHUS COVER CERAH ED MULHOLLANDUpper cut kanan Cecilia Braekhus saat bertanding 10 ronde melawan Jessica McCaskill. Braekhus dua kali kalah melawan McCaskill. (Boxing Scene)
  • Cecilia Braekhus, wanita tangguh Norwegia 43 tahun (kelahiran Cartagena, Kolombia, 28 September 1981). Rekor menang-kalah-seri 38-2-1 (9 dengan KO).

Braekhus merupakan wanita paling hebat dalam sejarah tinju wanita. Ia dijuluki “The First Lady” dan selama bertahun-tahun menjadi juara dunia kelas welter di lima versi (WBA/WBC/IBF/WBO/IBO).

Meski sudah 43 tahun, Braekhus masih menyandang gelar WBC Interim kelas menengah yunior. Salah satu karya besar The First Lady ketika ia ikut berjuang menghidupkan kembali tinju pro setelah hampir 33 tahun dibekukan oleh pemerintah Norwegia.

Advertisement

Juara Dunia 44 Tahun

Maria Magdalena Rivera, 44 tahun (kelahiran Lujan, Buenos Aires, Argentina, 26 Juli 1980) adalah juara WBA Interim kelas terbang. Rivera mencatat hasil menang-kalah-seri 14-6-3 (3 dengan KO). Merebut gelar setelah mengalahkan Jacqueline Calvo (Meksiko) di Casino Buenos Aires, 22 Agustus 2024. Wasit menghentikan pertandingan setelah Calvo mengalami cidera mata.

Finon Manullang, menulis dari Desa Tridayasakti, Jawa Barat

Advertisement