Konferensi Pers Kelas Berat Joyce-Hrgovic Rusuh, Meja Dibanting Berantakan

Tshikeva

Rondeaktual.com – Konferensi pers kelas berat antara Joe Joyce (Inggris) dengan Filip Hrgovic (Kroasia) rusuh. Meja diangkat ke udara dan dibuang menjadi berantakan. Tetapi, yang membuat onar bukan Joyce-Hrgovic melainkan partai kelas berat lainnya antara David Adeleye (Inggris, 28 tahun) melawan Jeamie Tshikeva (Inggris, 31 tahun). Konferensi pers digelar oleh promotor Frank Warren di Co-op Live Arena, Manchester, Kamis, 3 April 2025.

Itu bukan peristiwa pertama di Inggris termasuk dunia tinju lainnya. Sudah biasa dalam konferensi pers tinju pro. Promotor Warren tidak melakukan tindakan apa pun. Ia bahkan degan enteng mengambil minuman kaleng dari atas meja konferensi pers dan menenggaknya.

Sementara, main event Joe Joyce dan Filip Hrgovic tidak merasa terganggu. Joyce hanya membetulkan minumannya yang jatuh akibat benturan tangan kiri yang besar sebanyak lima kali dihantamkan Adeleye ke atas meja.

Advertisement

Jeamie Tshikeva yang duduk di sebelah kirinya sekitar dua meter membantingkan tangan besarnya ke atas meja kemudian dengan cepat berdiri dan mengangkat meja ke udara.

Setidaknya delapan orang pria bertubuh besar yang dibayar untuk menjaga konferensi pers, menutup gerak kedua petinju agar tidak melakukan serangan balik. Body guard tidak memberikan ruang.

Konferensi pers yang berubah menjadi kacau, dianggap santai oleh promotor Frank Warren. Ia berdiri kemudian meninggalkan tempat duduknya.

Advertisement

David Adeleye dan Jeamie Tshikeva terikat kontrak untuk pertandingan perebutkan gelar kelas berat Inggris yang kosong. Kedua petinju sengaja mencari perhatian degan saling mengejek. Saling menuding dan seolah tidak memberi hormat kepada partai utama Joyce-Hrgovic.

Kedua orang bertubuh besar itu telah bentrok selama sesi jumpa pers rutin di stasiun radio talkSPORT. Mereka berhasil dipisahkan setelah bentrok di koridor sempit.

Ketegangan meningkat saat pembawa acara Dev Sahni memberi Tshikeva kesempatan untuk memulai. Tshikeva kemudian tidak membuang waktu untuk melancarkan serangan verbal lainnya kepada Adeleye.

Advertisement

“Saya menjadi lebih bersemangat tentang pertarungan ini,” kata Tshikeva, dikutip Boxing Scene. “Sejujurnya, saya tersinggung. Saya tersinggung dengan perilaku David [Adeleye]. Dia mengenal saya dan saya mengenalnya, dan cara dia berbicara, saya tersinggung. Cara dia berperilaku sangat tidak sopan.”

“Kepribadian yang dia tampilkan, kepribadian anak nakal. Kita berdua adalah pria terpelajar, dibesarkan oleh orang tua yang hebat. Jadi, kamu ini apa? Seorang gangster akademis? Aku tidak tahu dari mana datangnya kepribadian ini, saudaraku.”

Adeleye mencoba menenangkan keadaan dan menjawab dengan tenang. “Gangster terpelajar ini, saya hanya menjadi diri saya sendiri. Ini masalah pribadi, kami akan bertarung dalam 48 jam.”

Advertisement

Tshikeva kini berusaha untuk menenangkan Adeleye, yang tengah berusaha mengendalikan emosinya setelah ledakan emosinya di awal minggu. “Saya melihat seorang pria yang ketakutan.”

“Anda tidak melihat orang yang takut. Di mana Anda melihat rasa takut dalam diri saya? Takut pada apa?” ​​jawab Adeleye, menahan amarah di dalam hatinya. “Anda dapat bertanya kepada saya apa yang terjadi di talkSPORT pada hari Senin. Saya baru saja mengumpat berat badannya. Saya mengumpat penampilannya dan dia jelas-jelas tidak percaya diri tentang hal itu.”

Tshikeva tidak terima dengan versi kejadian yang diceritakan Adeleye dan membalasnya.

Advertisement

“Yang terjadi di talkSPORT adalah dia tidak bisa menghubungi saya, dia mencoba mengatakan saya telah kehilangan berat badan terlalu banyak dan tidak mau menahan suntikannya,” katanya. “Dia frustrasi karena saya tidak bereaksi kepadanya, jadi dia memutuskan untuk angkat bicara tanpa alasan. Dia mencoba menarik muka saya.”

Acara berlanjut tanpa pertikaian.

Advertisement