Berkunjung ke Sasana Tinju Bima Sarinah Karet Tengsin

BIMA SARINAH

Rondeaktual.com

Rabu sore, 24 November 2021, Rondeaktual.com berkunjung ke Sasana Tinju Bima Sarinah, yang terletak di sebuah gang di Karet Tengsin, Jakarta.

CHRIS WIRITIMUR CS
Pelatih Kris Wuritimur (mantan juara Indonesia kelas bulu yunior) bersama tim Bima Sarinah Karet Tengsin, Jakarta.

Sasana itu besar. Dilengkapi ring ukuran standard nasional. Sejumlah peralatan latihan.

Di atas ring itu anak-anak tinju usia sekolahan berlatih keras setiap hari.

Advertisement

“Latih tanding di sini, bisa dua kali seminggu,” kata pelatih Erwin Tobing, mantan juara nasional dan peraih medali perak kelas welter PON Jakarta 1985. ”Latih tanding itu sangat perlu untuk mengatur mental biar siap tanding,” lanjut Erwin Tobing, mantan petinju top Sarinah Jakarta awal decade 80.

CAROLIN DAN AYU
Carolina Regina Paris dan Putri Mahesa Ayu. Targetnya ingin masuk tim DKI.
ERWIN TOBING CS
Tim pembina di sasana tinju Bima Sarinah. Dari kiri: Erwin Tobing, Kris Wuritimur, H. Robert Firdaus, dan Beneditto Sihite. Tim ini akan menghapus tradisi adopsi atlet dari luar provinsi DKI Jakarta. Ke depan tidak ada lagi atlet dan pelatih luar yang mengisi bahkan mendominasi tim DKI. Harus diisi oleh atlet dan pelatih asli provinsi DKI Jakarta.

Kedatangan Rondeaktual.com disambut pelatih Erwin Tobing dan Kris Wuritimur, serta Beneditto Sihite. Sementara, sejumlah petinju putra dan putri sudah berkumpul untuk memulai latihan wajib setiap sore. Tidak lama kemudian, datang pendiri dan pemilik sasana Bima Sarinah, H. Robert Firdaus, yang di sana dikenal sebagai Ketua RW. (finon)

Advertisement