Piala Bang Japar Ditetapkan di Kota Tua Minggu 09.00

AR SI KACAMATA
Ketua Panitia Piala Bang Japar, H. Aldwin Rahadian M, SH, MAP, CIL, Selasa, 20 April 2022.

Rondeaktual.com

Setelah melewati rapat panitia yang dipimpin langsung oleh H. Aldwin Rahadian M, SH, MAP, CIL, pertandingan tinju amatir Piala Bang Japar dipastikan akan berlangsung di Kota Tua, Minggu, 25 September 2022.

“Pertandingan akan dibuka pukul sembilan pagi. Sebelum magrib, seluruh acara Piala Bang Japar sudah selesai,” kata Ketua Panitia Piala Bang Japar 2022, Aldwin Rahadian.

Rapat panitia berlangsung di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Selasa, 20 September 2022.

Advertisement

Ketua Pertina DKI Jakarta, Hengky Silatang menjelaskan, sudah disediakan empat Piala Kebangkitan Jawara & Pengacara (Bang Japar). Piagam untuk setiap peserta sudah dicetak. Medali juga sudah tersedia.

“Empat Piala Bang Japar akan diberikan kepada petinju terbaik, petinju harapan, petinju favorit, dan petinju terbaik member dari anggota Bang Japar,” Hengky Silatang menjelaskan.

Panitia akan menyediakan uang pembinaan masing-masing Rp 3.000.000 untuk petinju terbaik, Rp 2.500.000 untuk petinju harapan, Rp 2.500.000 untuk petinju favorit, dan Rp 3.000.000 untuk petinju terbaik versi member anggota Bang Japar. Pertandingan berlangsung sehari khusus untuk petinju DKI Jakarta.

Advertisement

BANG JAPAR 21 SEPTEMBER 2022
Di pinggir kolam renang, Aldwin Rahadian (putih), Hengky Silatang, Fahmy Muharramy, Selasa, 20 September 2022.
KOTA TUA TENTARA 21 SEPTEMBER
Kota Tua, Selasa, 20 September 2022. (Foto: Finon Manullang)

“Petinju (Pertina DKI) lebih dari cukup, baik yang masih pra junior, junior, youth, dan elite,” kata Eli Jose Pangaribuan, yang ditunjuk menangani kesiapan petinju. “Saya bersama Pak Hugo (Gosseling) akan menyiapkan empat puluh partai. Tidak boleh lebih.”

Pengprov Pertina DKI akan membentuk tim pemilih. Diharapkan tidak ada keberpihakan. Hanya petinju yang betul-betul dipandang terbaik, harapan, favorit, yang berhak mendapatkan Piala Bang Japar dan uang pembinaan. (Finon Manullang)

Advertisement