Navaz Boxing Camp Menjadi Pusat Latihan Bersama di Jakarta

SENIN NAVAZ BC
Pendiri Navaz Boxing Cam, Martin Daniel (tengah) bersama petinju dan pelatih.
SENIN NAVAZ BC
Pendiri Navaz Boxing Cam, Martin Daniel (tengah) bersama petinju dan pelatih. (Foto milik MD Promotions)

Rondeaktual.com, Jakarta – Hadir belum tiga bulan, kini Navaz Boxing Camp menjadi pusat latihan bersama di Jakarta. Setiap hari Sabtu, dari sore hingga malam, sasana yang dirintis promotor Martin Daniel ini ramai dikunjungi para petinju profesional dan petinju amatir.

Navaz, nama seorang anak laki-laki, terletak di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Martin membuka pintu bagi siapa saja yang ingin mendapatkan latih tanding gratis. Selama ini banyak petinju pro sulit mendapatkan tempat latih tanding yang bersih dan gratis.

Petinju yang datang memanfaatkan fasilitas ring tinju antara lain; juara Indonesia kelas bantam Patrick Liukhoto, juara Indonesia kelas bulu Ahmad Lahizab, juara WBC Asia Ilham Louisa. Navaz sendiri hanya memiliki petinju tunggal; juara WBC Asia Youth kelas welter yunior Rivo Kundimang. Pelatih Chris Rotinsulu dan Paa Powali.

Advertisement

HODLIF HUN PATRICK
Petinju kelas bantam Patrick Liukhoto dan manajer Victory Target Boxing Camp Jakarta, Hodlif Hun, usai latih tanding di Navaz Boxing Camp.

Para mantan juara ikut latih tanding seperti Wilem Reyk, Jason Butar-Butar. Sejumlah petinju peringkat papan tengah juga hadir seperti Jufri Kakahue, Reynold Kundimang. Itu dari tinju pro.

Dari tinju amatir terlihat kelas menengah Michael Manopo, kelas berat Jojo Jonathan dan petinju dari Pertina Tangerang, dan masih banyak.

Selain menjadi pusat latihan bersama di Ibu Kota, Navaz Boxing Camp bisa disebut sebagai tempat temu kangen para mantan petinju. Terlihat mantan juara kelas bulu yang tangguh Robby Rahangmetan, mantan juara dua kelas kidal Oki Abibakrin, Adrianus Manopo. Time keeper Herry Siregar juga hadir bersama pelatih Nana Suhana dari Gelanggang Remaja Jakarta Utara.

Advertisement

Suasana keluarga yang sengaja dibangun Martin Daniel sangat dirasakan para tamu. Usai latih tanding ditutup dengan makan ikan bakar bersama. Bukan main nikmatnya.

(Rondeaktual.com / finon)

Advertisement