Pra PON I Makassar: Sejumlah Wasit Senior Dicoret

BELUM GLOVE LIS BIRU

Rondeaktual.com

Pertandingan tinju amatir Pra PON I akan berlangsung di Jalan Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, dari pembukaan 22 hingga final 30 Juli 2023.

Setiap hari pertandingan buka pukul 13.00 WITA dan tutup pukul 22.00 WITA.

Pra PON Makassar agak berbeda dengan pertandingan sebelumnya, yang selalu melibatkan nama-nama “langganan lama”.

Advertisement

Boy Pohan mengambil alih tugas pengawas pertandingan atau technical delegate, yang selama ini ditangani dengan baik oleh senior Hermanto Ginting.

Sekarang terjadi perubahan besar. Sejumlah nama wasit/hakim senior dicoret dari daftar tugas Pra PON I Makassar. Tinju amatir sedang menuju masa depan yang lebih tangguh.

DAFTAR TUGAS PRA PON I MAKASSAR

1. Boy Pohan, Banten, TD.

Advertisement

2. Faisal Bahrun, Sulawesi Selatan, Deputy TD.

3. Kristovel Sinaga, Banten, Evaluasi Wasit.

4. Zulfi, Sumatera Barat, Evaluasi Hakim.

Advertisement

5. Ricardo Latuheru, Sulawesi Selatan, Koordinator Wasit Hakim.

6. Zakaria Papea, Sulawesi Selatan, Komisi Undian.

7. Adam Simanjuntak, Sulawesi Selatan, penyiar pertandingan.

Advertisement

8. Stevi Latuheru, Sulawesi Selatan, Manajer Perlengkapan.

9. Irham Maruf, Sulawesi Selatan, dokter pertandingan.

10. Wawan Hamka, Sulawesi Selatan, dokter pertandingan.

Advertisement

11. Anwar, Sulawesi Selatan, dokter pertandingan.

12. Aswidah Ahmad, Sulawesi Selatan, dokter pertandingan.

13. M. Syahril, Sulawesi Selatan, dokter.

Advertisement

14. Balkhis, Malaysia, Skoring Komputer.

WASIT/HAKIM

15. Mulyadi, Aceh.

16. Sriwahyuni Lubis, Sumatera Utara.

Advertisement

17. Novi Pohan, Kepulauan Riau.

18. Ivan Manalu, DKI Jakarta.

19. Hepi Jamhur, DKI Jakarta. Awalnya nama Hepi dicoret. Setelah diprotes oleh Ketua Pertina DKI, akhirnya sejak Kamis, 20 Juli, Hepi boleh bergabung dengan wasit/hakim di lantai 3 Makassar.

Advertisement

20. Siti Hamida, Jawa Barat.

21. Yanto, Jawa Barat.

22. Waluyo, Jawa Tengah.

Advertisement

23. Andre Rotti, Jawa Tengah.

24. Sunarko, Jawa Timur.

25. Juli Supriyadi, Jawa Timur.

Advertisement

26. Gunawan, Nusa Tenggara Barat.

27. Jacob Haning, Nusa Tenggara Timur.

28. Iwan Prabowo, Kalimantan Barat.

Advertisement

29. Sahbil Amrullah, Kalimantan Timur.

30. Sumardi Garang, Kaliman Tengah.

31. Anisya Farida, Kalimantan Selatan.

Advertisement

32. Royke Waney, Sulawesi Utara.

33. Serdison Pangendahang, Sulawesi Utara.

34. Heri Djanggarito, Gorontalo.

Advertisement

35. Anas Djakarante, Sulawesi Tengah.

36. M. Yusritad, Sulawesi Selatan.

37. Hamsyiah, Sulawesi Selatan.

Advertisement

38. Sukmawati, Sulawesi Selatan.

39. Nandi Naser, Maluku Utara.

40. Rais Abbas, Maluku Utara.

Advertisement

41. Diana Matahurilla, Maluku.

42. Jaconias Titaley, Maluku.

43. I Gede Wardana, Papua Barat.

Advertisement

44. Obet Mano, Papua.

Setiap wasit/hakim harus mengetahui aturan IBA terbaru. Membawa peralatan olahraga. Mengikuti tes kebugaran. Membawa mefical check up.

Selamat bertugas. Semoga menghasilkan keputusan terbaik, sehingga tidak melukai hati atlet. (Finon Manullang)

Advertisement